Gubernur Berharap Silaturahmi Kebangsaan Dapat Memperkuat Semangat Kebangsaan
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
membuka acara Silaturahmi Kebangsaan bagi Organisasi Kemasyarakatan dengan tema
"Menyikapi Dinamika Kehidupan Berbangsa dan Bernegara", di Swisbell
Hotel, Kamis (6/10/22).
Gubernur
menyebutkan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak terhadap perekonomian,
antara lain melemahnya konsumsi rumah tangga atau melemahnya daya beli
masyarakat secara luas.
Selain
itu juga menurunnya angka investasi di berbagai sektor usaha, terutama
investasi di sektor pariwisata, hiburan, seni budaya, travel, transportasi dan
kuliner. Dampak lainnya adalah pelemahan ekonomi daerah dan nasional. Penurunan
penerimaan pajak, perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan bagi
pemerintah daerah dan nasional dikala pandemi.
"Tekanan
penerimaan sektor pajak mempengaruhi pendapatan yang diterima Pemerintah,
sehingga cukup menghambat pendanaan program yang sudah direncanakan," ujar
Gubernur.
Berbagai
ketidakpastian di tahun 2022, lanjutnya, memberikan tekanan pada pemulihan
ekonomi dan meningkatkan kekhawatiran akan risiko resesi.
Dalam
kesempatan itu Gubernur juga meminta seluruh unsur Pemerintah untuk memperluas
Kerjasama untuk menjaga ketersediaan suplai komoditas.
Selain itu,
Gubernur juga mengajak Ormas untuk ikut membantu dalam pelaksanaan Operasi
Pasar dalam memastikan keterjangkauan harga serta pemanfaatan platform
perdagangan digital untuk memperlancar distribusi.
Gubernur
melanjutkan, mencermati pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung, kita bersama-sama
telah mampu melakukan peningkatan di tahun 2021 menjadi 2,79 % (y-on-y),
meningkat jika dibandingkan ekonomi Lampung Tahun 2020 yang berkontraksi
sebesar 1,67 % (y-on-y). Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan, Provinsi
Lampung mampu mengendalikan inflasi pada angka yang cukup stabil dan aman.
Melalui
kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini, Gubernur berharap dapat memperkuat
semangat kebangsaan guna mencapai kemakmuran, khususnya dalam upaya mewujudkan
Lampung Berjaya sebagai Provinsi yang Unggul dan Berdaya Saing di Tanah Air,
bukan saja ditinjau dari aspek yang Berbasis Ekonomi Kerakyatan, tapi juga dari
aspek Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat yang selalu Kondusif.
Selain itu
Gubernur Arinal juga menyingung menjelang tahun politik, untuk
menjaga kesejukan, keamanan dan kondusivitas di Provinsi Lampung.
Gubernur
Arinal juga mengingatkan ormas untuk tidak melakukan tindakan permusuhan
terhadap suku, agama, ras, atau golongan; tidak melakukan penyalahgunaan,
penistaan, atau penodaan terhadap agama yang dianut di Indonesia, tidak
melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, atau
merusak fasilitas umum dan fasilitas sosial; serta tidak melakukan kegiatan
yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Terkait
kelestarian hutan Gubernur jmengajak seluruh ormas untuk menjaganya, karena
dengan menjaga ekosistem hutan, juga telah menjaga pasokan air yang dibutuhkan
bagi irigasi pertanian.
Gubernur
mengungkapkan, sektor pertanian merupakan salah satu sektor unggulan lampung
dimana lampung sebagai provinsi dengan produksi beras tertinggi se-Indonesia
dan telah menyuplai beras ke provinsi lain seperti bangka belitung, sumatera
barat, jakarta dan kalimantan.
"Saya
mengajak seluruh ormas agar ikut menjaga hutan. Lawan orang-orang yang ingin
merusak hutan demi kepentingan pribadi. Kepada aparat, bila ada yang merusak
hutan, tangkap. Lebih baik kita selamatkan rakyat," kata Gubernur.
Sementara
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada
mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang
timbul dalam kehidupan sehari-hari dengan mengedepankan komunikasi dan dialog
serta solusi yang baik antar organisasi atau elemen masyarakat tentang
keberagaman berbangsa dan bernegara.
M.Firsada
juga melaporkan, kegiatan Silaturahmi Kebangsaan ini dihadiri 162 ormas yang
terdiri dari Ketua dan Sekretaris berbagai ormas sosial, ormas keagamaan, ormas
budaya, dan ormas kepemudaan.
Hadir dalam
kegiatan, Forkopimda Provinsi Lampung, Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan
Pemerintah Provinsi Lampung, dan Ketua Ormas di Provinsi Lampung. (ida/kominfotik)

Comments