Angka Temuan TBC di Pesawaran Cuma 14%, Wagub Jihan: Kejar Kuota 10 Ribu Rumah
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dengan cara multisektoral. Salah satunya lewat finalisasi aplikasi “Lampung Peduli TBC” dan integrasi data pasien TBC ke program bantuan renovasi rumah.
Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, saat memimpin Rakor Tim Percepatan Penanggulangan TBC Kabupaten Pesawaran secara virtual, Kamis (21/5/2026).
Jihan menyebut, penuntasan TBC jadi 1 dari 8 program hasil cepat pemerintah pusat dengan target reduksi 50% dalam 5 tahun. Karena itu, Pemprov Lampung menggandeng sektor perumahan melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya 2026.
“Ini langkah perdana. Pasien TBC dapat bantuan stimulus rumah secara spesifik. Tahun ini Lampung dapat kuota 10 ribu, Dinas Kesehatan harus gerak cepat validasi data,” kata Jihan.
Temuan Kasus di Pesawaran Masih Merah Data per Mei 2026 menunjukkan masalah. Dari 367 usulan pasien TBC se-Lampung kategori Backlog Dua, 217 sudah terverifikasi. Khusus Pesawaran, dari 158 usulan awal hanya 54 masuk Backlog Dua dan 2 pasien lolos verifikasi akhir.
Rapor indikator Pesawaran juga timpang. Treatment success rate bagus di 93% atau zona hijau. Tapi notification rate baru 14% dari target 90%, masuk zona merah. Pemberian Terapi Pencegahan TBC juga rendah, cuma 2%.
“Penemuan kasus rendah karena kader TBC di Pesawaran baru 24 orang, paling sedikit di Lampung. Metro saja sudah 60 kader,” tegas Jihan.
Jihan perintahkan Dinkes Pesawaran tancap gas pelacakan dan asesmen lapangan agar kuota 10 ribu terserap. Strateginya: skrining aktif berbasis wilayah, tambah kader, dan kemitraan dengan klinik serta RS swasta untuk pelaporan satu pintu.
Sekda Pesawaran merespons dan berkomitmen mengevaluasi kinerja Puskesmas yang belum capai target per Mei 2026.
Plt Kadinkes Pesawaran, dr. Imelda Carolina, menyebut tantangan geografis Pesawaran dengan 11 kecamatan dan 148 desa butuh pengawasan intensif.(***)

Comments