UIN RIL Gelar CBT Seleksi Beasiswa Kerajaan Maroko 2026
OTENTIK ( BANDARLAMPUNG ) -- Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melalui UPT Pusat Pengembangan Bahasa melaksanakan Computer Based Test (CBT) Seleksi Penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko melalui Kementerian Agama RI Tahun 2026, Minggu (7/6/2026). Seleksi digelar secara daring dan luring di lt 2 Gedung Pusat Bahasa UIN RIL.
Pelaksanaan CBT tersebut merupakan bagian dari seleksi nasional Beasiswa Kerajaan Maroko yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bersama Konsorsium Pusat Bahasa PTKI se-Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Ditjen Pendis Kemenag) RI bersama Konsorsium Pusat Bahasa PTKI se-Indonesia menetapkan UIN Raden Intan Lampung sebagai salah satu dari 16 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) seleksi penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko Tahun 2026.
Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN RIL, Dr. H. Nadirsah Hawari, Lc., M.A., mengatakan pelaksanaan CBT di UIN RIL berjalan lancar dengan peserta yang berasal dari berbagai daerah. Sebanyak 33 peserta mengikuti seleksi yang digelar di UIN RIL. Mereka berasal dari berbagai daerah dan latar belakang pendidikan, didominasi lulusan Madrasah Aliyah (MA), pondok pesantren, serta SMA Islam Terpadu/sederajat. Selain dari berbagai kabupaten/kota di Lampung, peserta juga berasal dari luar daerah seperti Palembang, Prabumulih, OKU Timur, hingga Payakumbuh.
Dalam pelaksanaan seleksi tersebut hadir pula melakukan pendampingan Efin Faridho, M.H., Analis Kebijakan pada Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Ditjen Pendis Kemenag RI.
Setelah pelaksanaan CBT pada 7 Juni 2026, hasil seleksi CBT akan diumumkan pada 9 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti tahap wawancara pada 10 Juni 2026 secara tatap muka di lokasi PTP yang dipilih saat pendaftaran.
Materi wawancara meliputi hafalan Al-Qur’an minimal satu juz, qiraatul kutub, wawasan keislaman, dan kebangsaan. Adapun pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 12 Juni 2026.
“Kami berharap seluruh tahapan seleksi berjalan lancar dan memberikan kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Maroko serta menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa dan umat,” kata Nadirsah.
Penetapan UIN RIL sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara tertuang dalam Pengumuman Nomor B-1678/DJ.I/PP.04/05/2026 tentang Seleksi Penerimaan Beasiswa Kerajaan Maroko melalui Kementerian Agama Tahun 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI pada 21 Mei 2026.
Dalam pengumuman tersebut disebutkan bahwa seleksi calon penerima beasiswa dilaksanakan oleh Konsorsium Pusat Bahasa PTKI melalui dua tahapan, yakni CBT kemampuan bahasa Arab dan wawancara.
Program Beasiswa Kerajaan Maroko merupakan kerja sama antara Moroccan Agency for International Cooperation (AMCI) dengan Kementerian Agama RI. Pada tahun 2026, AMCI menyediakan kuota sebanyak 50 beasiswa bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan Strata Satu (S1) di berbagai perguruan tinggi di Maroko.(***)

Comments