Dosen UIN RIL Dorong Bahasa Indonesia Mendunia Lewat Penguatan Program BIPA
OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Upaya menjadikan Bahasa Indonesia semakin dikenal di tingkat global terus mendapat dukungan dari kalangan akademisi. Salah satunya ditunjukkan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Istiqomah Nur Rahmawati, M.Pd, yang dipercaya berbagi pengalaman dan strategi pengembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) dalam kegiatan yang digelar Balai Bahasa Provinsi Lampung.
Kegiatan yang berlangsung di
Kabupaten Pringsewu itu mempertemukan para pengajar, dosen, dan pegiat BIPA
untuk memperkuat kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia bagi warga negara asing
yang belajar maupun beraktivitas di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut,
Istiqomah menegaskan bahwa program BIPA kini tidak lagi sekadar menjadi sarana
belajar bahasa. Lebih dari itu, BIPA telah berkembang menjadi instrumen penting
dalam memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperluas jejaring
internasional perguruan tinggi.
“Ketika mahasiswa asing belajar
Bahasa Indonesia, mereka juga belajar memahami budaya, tradisi, kehidupan
masyarakat, hingga nilai-nilai yang berkembang di Indonesia. Inilah yang
membuat BIPA memiliki peran strategis dalam mendukung internasionalisasi
kampus,” ujarnya, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurutnya, perguruan tinggi
memiliki peluang besar menjadikan BIPA sebagai salah satu pintu masuk untuk
menarik mahasiswa internasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah
kepada dunia.
Di UIN Raden Intan Lampung,
program BIPA dikembangkan dengan pendekatan yang menggabungkan pembelajaran
bahasa dengan pengalaman budaya. Para pembelajar asing tidak hanya mengikuti
kegiatan di ruang kelas, tetapi juga diajak mengenal budaya Lampung,
berinteraksi dengan mahasiswa lokal, serta memahami kehidupan masyarakat
Indonesia secara langsung.
Pendekatan tersebut dinilai mampu
menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh sekaligus memperkuat daya
tarik kampus di mata komunitas internasional.
Istiqomah juga menekankan
pentingnya kolaborasi berbagai unit di perguruan tinggi dalam mengelola program
BIPA, mulai dari pusat bahasa, kantor urusan internasional, fakultas, hingga
mahasiswa sebagai mitra pembelajaran.
Menurutnya, sinergi tersebut
menjadi kunci agar program BIPA tidak hanya berjalan sebagai kursus bahasa,
melainkan menjadi bagian dari strategi besar pengembangan kampus berkelas
dunia.
Kepercayaan yang diberikan Balai
Bahasa Provinsi Lampung kepada dosen UIN RIL sebagai narasumber dalam kegiatan
tersebut sekaligus menegaskan peran aktif kampus dalam mendukung pengembangan
BIPA di Lampung.
Melalui penguatan program ini,
UIN Raden Intan Lampung berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam
memperkenalkan Bahasa Indonesia dan budaya Nusantara kepada masyarakat internasional,
sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah yang aktif
mendukung diplomasi bahasa dan budaya Indonesia. (***)

Comments