Akses Diblokir

Politik

DPRD Lampung Selatan Pertanyakan Arah Tambahan Anggaran Disdik Rp75,4 Miliar

OTENTIK ( LAMSEL ) --- Komisi III DPRD Lampung Selatan meminta Dinas Pendidikan memastikan tambahan anggaran Rp75,453 miliar dalam APBD Perubahan 2026 memiliki sasaran yang jelas.

Sorotan legislatif terutama diarahkan pada membengkaknya belanja pembangunan fisik pendidikan yang ikut naik puluhan miliar rupiah. DPRD meminta setiap lokasi proyek memiliki dasar kebutuhan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan Bowo Edi Anggoro dalam rapat pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan 2026 bersama Dinas Pendidikan, Selasa, 11 Agustus 2026.

Bowo meminta hubungan kemitraan antara DPRD dan Dinas Pendidikan tidak sebatas pembahasan angka anggaran. Menurutnya, komunikasi perlu dilakukan sejak proses menentukan program hingga menetapkan lokus pembangunan.

“Saya berharap ada kolaborasi yang benar-benar diterapkan dalam kinerja kemitraan ini, antara Dinas Pendidikan dan Komisi III DPRD,” ujar Bowo.

Ia menilai koordinasi tersebut penting untuk memastikan pembangunan yang dibiayai APBD Perubahan benar-benar menjawab persoalan pendidikan di lapangan.

Dalam rapat itu, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Syaifulloh memaparkan struktur perubahan anggaran dinas.

Anggaran Disdik yang semula Rp620,485 miliar pada APBD murni 2026 meningkat menjadi Rp695,939 miliar dalam rancangan APBD Perubahan. Dengan demikian terdapat tambahan sekitar Rp75,453 miliar.

Program penunjang menjadi penyumbang kenaikan terbesar. Anggarannya bertambah sekitar Rp60,2 miliar, dari Rp432,2 miliar menjadi Rp492,5 miliar, dengan cakupan delapan kegiatan dan 30 subkegiatan.

Program pengelolaan pendidikan juga naik dari Rp188 miliar menjadi Rp203 miliar.

Pada saat sejumlah pos mengalami peningkatan, anggaran pengembangan kurikulum masih berada di angka Rp25 juta. Begitu pula anggaran pendidik dan tenaga kependidikan yang tercatat Rp29 juta.

Belanja modal turut mengalami kenaikan. Dari Rp32,369 miliar, alokasinya menjadi Rp57,286 miliar untuk pembangunan infrastruktur pendidikan.

Data Dinas Pendidikan mencatat 113 kegiatan pembangunan fisik akan menyasar 94 SD, 10 SMP dan sembilan PAUD. Sebanyak 27 kegiatan di antaranya merupakan kegiatan yang masuk dalam APBD Perubahan 2026.

Bagi Komisi III, besarnya alokasi pembangunan fisik membuat aspek perencanaan dan penentuan lokasi menjadi penting untuk diawasi. (***)

Comments