Hari Ke-2 Event Lampung Fair, Kabiro Perekonomian dan EO LF Sidak Pedagang Liar

OTENTIK (BANDARLAMPUNG)–Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Lukmansyah bersama Direktur Utama PT Grand Modern selaku Event Organizer (EO) Lampung Fair, Sukaryadi, beserta anggota kepolisian melakukan sidak terkait pedagang liar yang berada di lingkungan Lampung Fair pada saat pembukaan Lampung Fair. Sidak dilakukan hari Sabtu (16/12/2017) sore dari pukul 17.00 sampai pukul 20.00.
Sukaryadi menerangkan, bahwa penertiban pedagang liar di area Lampung Fair (LF) merupakan intruksi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Sutono. "Pak Sekda mengirim surat ke saya yang isinya meminta pihak penyelenggara atau EO untuk dapat menertipkan pedagang liar di area LF. Hal ini mencakup kenyamanan dan keamanan pengunjung, Gubernur Lampung ingin LF tahun ini seperti di Jakarta Fair, jika ini bisa berjalan insya allah tahun mendatang akan menjadi sama seperti Jakarta Fair, harap Gubernur," ungkapnya.
Saat sidak ternyata masih ada pedagang kaki lima berada disekitar area Lampung Fair, seperti penjual kacang. Lukmansyah dan Sukaryadi menyampiri pedagang tersebut meminta membongkar dagangannya dan pindah kelokasi yang sudah kita sediakan.
Sukaryadi mengatakan, kita sudah tekankan pedagang tidak boleh berdagang di dalam LF (Lampung Fair). “Iya kita suruh keluar, padahal pedagang kaki lima maupun pedagang lainnya, sudah kita siapkan tempat untuk pedagang di wilayah pintu keluar sebelah Utara. Kenapa masih saja bandel?" jelasnya.
Terkait pengunjung Lampung Fair yang sebelumnya mengeluh dengan biaya parkir cukup mahal sebesar Rp10.000 untuk mobil dan Rp5000 untuk kendaraan bermotor, Sukaryadi mengungkapkan, sudah kita berikan ketegasan bahwa parkir kendaraan mobil seharga Rp5000 dan motor Rp3000/
“Jika masih ada yang meminta biaya parkir di atas itu laporkan ke saya," tegasnya.
Kepala biro perekonomian, Lukmansyah menerangkan, bahwa pihaknya melakukan sidak tersebut guna menjaga ketertiban dan keamanan pengujung, sehingga pengunjung merasa nyaman.
"Kita sebagai panitia sudah berkomitmen dari awal sebelum pembukaan tidak ada pedagang kaki lima maupun pedagang lainnya yang berdagang di area Lampung Fair," ungkapnya.
Lukmansyah menjelaskan, jika masih ada terdapat pedagang liar di area LF, kita angkut secara paksa dagangannya karena ini sudah ada peringatan.
“Kalaupun mereka tidak memperhatikan peringatan dari kita ini harus kita tindak paksa," tegasnya. (sus)
Comments