Bupati Nanang Ermanto Menerima Audiensi Kru Program Jejak Si Gundul Trans 7
OTENTIK (LAMPUNG SELATAN)
– Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menerima
audiensi kru program Jejak Si Gundul Trans 7 di rumah dinas bupati setempat,
Senin (22/11) malam.
Pada audiensi
itu Bupati Nanang didampingi Pelaksana tugas (Plt) Staf Ahli Bupati Bidang
Ekonomi Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan Isro Abdi, Plt Asisten Bidang
Ekobang Muhadi, Inspektur Kabupaten Anton Carmana.
Sementara kru
program Jejak Si Gundul turut didampingi Camat Kalianda Zaidan, Kepala Desa
Palembapang Hendryadi, dan tokoh pemuda setempat Zaylani.
Adapun kru
program Jejak Si Gundul menemui Bupati Nanang Ermanto untuk pamitan setelah
selama dua puluh hari memproduksi program acara “Jejak Si Gundul Trans 7”
sebanyak 4 episode dan 16 segmen di Desa Palembapang.
Pada
kesempatan itu, pembawa acara Jejak Si Gundul, yang dikenal sebagai Heru Gundul
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan serta bantuan
pemerintah Kabupaten Lampung Selatan khususnya masyarakat Desa Palembapang yang
telah membantu proses produksi “Jejak Si Gundul” yang biasa tayang di stasiun
televisi swasta nasional Trans 7.Terima kasih banyak kepada pak kades serta
masyarakatnya, kami diberi kemudahan dan kelancaran selama memproduksi Jejak Si
Gundul. Welcome banget. Kami dianggap seperti keluarga,” ucap Heru Gundul.
Lebih lanjut
pemilik nama lengkap Widi Heru Wasana
itu mengungkapkan, kehadirannya di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Desa
Palembapang, Kecamatan Kalianda, mematahkan anggapan orang tentang Lampung.
“Lampung
diluaran itu kesannya kurang baik. Lampung itu keras. Tapi setelah kami hadir
disini, khususnya Desa Palembapang, kami berasa di rumah sendiri. Kami dianggap
sebagai keluarga. Kami diterima dan dianggap sebagai saudara,” tutur Heru
Gundul.
Seperti
diketahui, Heru Gundul kerap berbaur dengan masyarakat setiap daerah yang
dikunjunginya. Setiap episode dia memasak makanan khas menggunakan cara
tradisional.
“Kita enak
banget, enjoy banget di Lampung Selatan. Lancar banget dalam memproduksi Jejak
Si Gundul. Lampung Selatan kampung kedua buat saya. Ini ungkapan jujur,” ucap
Heru Gundul.
Hal senada
diungkapkan Andre, reporter tim 2 program Jejak Si Gundul yang berdomisili di
Jakarta. Keberadaannya di Desa Palembapang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten
Lampung Selatan selama 10 hari telah merubah paradigmanya tentang Lampung.
“Alhamdulillah,
hari pertama saya berada di Desa Palembapang, respon masyarakat begitu baik.
Kami diterima seperti keluarga, nyaman banget membuat program disini,” ujar
Andre.Andre menceritakan, tim lapangan yang ditugaskan pada program adventure
sedapat mungkin menghindari penugasan di wilayah Sumatera. Mereka lebih memilih
untuk ditugaskan di wilayah Jawa atau Indonesia Timur.
“Setiap ada
penugasan di Lampung, itu gimana ya, pikiran kami, pasti banyak problem, terus
selisih faham dengan warga. Tapi kami dapat informasi dari tim pertama,
informasinya baik,” tutur Andre. Jujur, penugasan kami di Lampung Selatan,
telah merubah paradigma saya tentang Lampung,” ucap Andre.
Sementara
itu, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, pada audiensi malam itu mengucapkan
terima kasih kepada kru program Jejak Si Gundul yang telah memilih Desa
Palembapang, Kabupaten Lampung Selatan sebagai lokasi syuting “Jejak Si
Gundul”.
“Terima kasih
atas kehadiran Jejak Si Gundul di Lampung Selatan. Saya juga mengucapkan terima
kasih kepada Pemerintahan Desa Palembapang yang terus berusaha untuk mengangkat
nama baik desa,” kata Nanang.
Nanang
berharap, produksi program Jejak Si Gundul Trans 7 dapat mengangkat
potensi-potensi yang ada di Lampung Selatan, khususnya Desa Palembapang, mulai
dari potensi alam maupun produk-produk UMKM.
Terlebih,
program acara televisi Jejak Si Gundul menjadi salah satu acara yang cukup
banyak ditonton masyarakat tanah air. Dimana dalam acara itu menampilkan
berbagai potret alam, kuliner hingga budaya Indonesia.
“Mudah-mudahan
hadirnya “Jejak Si Gundul” di Lampung Selatan, dapat memberikan semangat lebih
kepada masyarakat akan pentingnya membangun desa. UMKM dapat berkembang dengan
baik dan tentunya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Nanang
Ermanto. (syamsu)

Comments