Kunjungi SLB Sidomulyo, Riana Sari Ajak Masyarakat Peduli Kepada Anak Penyandang Disabilitas
OTENTIK (LAMPUNG SELATAN)
–
Ketua Umum
Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Provinsi Lampung, Riana
Sari Arinal mengunjungi SLB Negeri Sidomulyo dalam rangkaian kegiatan kunjungan
kerjanya ke Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (8/12).
Kunjungan
Ketua Umum Perwosi Provinsi Lampung ke SLB Negeri Sidomulyo ini dalam rangka
memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember
setiap tahunnya.
Pada
kesempatan tersebut, Riana Sari menyapa anak-anak hebat penyandang disabilitas
dan berkebutuhan khusus, serta para guru.
Dalam
sambutan singkatnya, Riana Sari menyampaikan bahwa kesejahteraan sosial tidak
semata-mata menjadi tugas Pemerintah. Riana mengajak masyarakat melalui
lembaga-lembaga kesejahteraan sosial untuk turut peduli kepada anak-anak
istimewa ini.
"Karena
pembangunan tidak semata-mata berupa fisik atau infrastruktur. Pembangunan
infrastruktur penting, tapi kesehatan mental masyarakat itu jauh lebih penting
lagi," ungkap Riana Sari.
Riana Sari
juga menyampaikan bahwa dirinya akan menyiapkan program untuk membina
penyandang disabilitas serta melakukan pendampingan agar nantinya mereka
memiliki keterampilan dan kemandirian ekonomi.
"Insya
Allah tahun depan akan ada program bagi anak-anak ini. Kami dengan Dekranasda
bekerjasama dengan OPD terkait akan mencari dan melatih mereka untuk membatik,
melukis ataupun menapis sehingga nanti mereka bisa menghasilkan dan
meningkatkan perekonomiannya," ujar Riana Sari.
Di akhir
sambutannya, Riana Sari memohon doa dari masyarakat agar dirinya dan Gubernur
Arinal selalu amanah serta dapat menjalankan program-program, terutama yang
dapat langsung dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dalam
kesempatan tersebut Ketua Umum Perwosi Provinsi Lampung menyerahkan bantuan
berupa tenis meja tuna netra serta uang pembinaan bagi atlet disabilitas secara
simbolis kepada perwakilan SLB.
Riana Sari
juga menyempatkan diri bermain tenis meja bersama anak tuna netra serta melihat
berbagai kerajinan hasil karya anak-anak penyandang disabilitas. (ida/kominfotik)

Comments