Gubernur Apresiasi Peran Ulama dalam Menjaga Keharmonisan di Tengah Kemajemukan
OTENTIK (BANDARLAMPUNG) – Gubernur
Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi peran para ulama dalam menjaga
keharmonisan di tengah kemajemukan masyarakat.
Apresiasi
Gubernur itu disampaikan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto dalam acara
silaturahmi dengan para Ulama se- Provinsi Lampung di Ballroom Swiss-Belhotel
Bandar Lampung, Rabu (15/12/2021).
Bertema
"Refleksi Kehidupan Beragama dan Memperkuat Inklusifitas Kehidupan
Beragama di Provinsi Lampung" kegiatan ini dalam rangka peningkatan
sinergi antara ulama dan umara.
"Saya
mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini, dalam upaya
membangun koordinasi dan sinergitas sekaligus meningkatkan akidah masyarakat
dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Fahrizal.
Fahrizal
mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan akan semakin menyuburkan tradisi saling
mengisi dan berbagi peran yang didasari kesalingpemahaman dan
kesalingpercayaan.
"Sehingga
Lampung yang damai akan semakin dirasakan oleh seluruh masyarakat di Provinsi
Lampung," katanya.
Ia
menjelaskan umara dan ulama menjadi dua kelompok elit bangsa yang berperan
penting dalam menjaga keharmonisan di tengah kemajemukan di Indonesia.
Kemajemukan
yang dimiliki bangsa Indonesia itu, kata Fahrizal merupakan anugerah sekaligus
amanah yang Allah SWT titipkan kepada bangsa ini.
"Keberlangsungan
bangsa dan negara Indonesia yang memasuki dekade kedelapan kemerdekaan
menandakan bahwa bangsa ini mampu menjaga anugerah dan amanah itu,"
ujarnya.
Menurutnya,
dalam konteks Indonesia, umara dan ulama ibarat dua sisi mata uang yang tidak
bisa dipisahkan.
"Umara
dan ulama di Provinsi Lampung sendiri merupakan bagian penting yang
berkontribusi dan menjadi elemen vital dalam pembangunan di daerah,"
katanya.
Fahrizal
menyebutkan umara dan ulama juga menjadi faktor penting dalam menangkal
pengaruh paham-paham yang akan menghambat proses pembangunan di Provinsi
Lampung.
Fahrizal
menyampaikan situasi dan kondisi di Provinsi Lampung sangat kondusif dan ini
tercipta karena kontribusi para Kiayi dan Ulama dalam menjaga kehidupan
keagamaan yang harmonis.
"Mari kita
perkuat sinergitas ulama dan umara di Provinsi Lampung dengan meneladani apa
yang sudah dipraktikkan Rasulullah SAW sehingga sinar ajaran Islam akan selalu
memberikan kedamaian kepada masyarakat," katanya.
Pada bagian
lain, Fahrizal mengajak para ulama dan seluruh masyarakat Lampung untuk
menyambut pelaksanaan Muktamar Nahdhatul Ulama ke-38 dimana Provinsi Lampung
menjadi tuan rumahnya.
"Dipilihnya
Provinsi Lampung tersebut merupakan manifestasi kepercayaan Ulama NU
se-Indonesia bahwa Provinsi Lampung termasuk daerah yang mampu merawat
kerukunan di antara warganya. Mari kita seraya mensinergikan untuk menunjukkan
keharmonisan umara dan ulama di Provinsi Lampung," pungkasnya.
Acara ini
juga dilakukan diskusi panel dengan menghadiri narasumber yaitu Asisten
Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Qudrotul Ikhwan dan Kasrem 043/Gatam
Kolonel Inf Dendi Suryadi.
Kemudian,
Pimpinan Muhammadiyah Provinsi Lampung Marzuki Noor dan Basyaruddin Maisir dari
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung. (ida/adpim)

Comments