BPSDMD Provinsi Lampung Terima Penghargaan Peringkat ke 3 Nasional
OTENTIK
(BANDARLAMPUNG) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD)
Provinsi Lampung mendapatkan
Penghargaan Dari Kementerian Dalam Negeri atas prestasi Sertifikasi Kompetensi
Pemerintahan dengan Peserta Terbanyak Peringkat ke 3 Nasional, Periode Tahun
2020-2022, Rabu (29/6/2022).
Kepala BPSDM
Provinsi Lampung Senen Mustakim, mengatakan,
dengan bersyukur kepada Allah SWT, berkat dukungan Bapak Gubernur, Ibu
Wagub dan Pak Sekda, BPSDMD Lampung
mendapatkan Penghargaan Dari Kementrian Dalam Negeri, "Sertifikasi
Kompetensi Pemerintahan dg Peserta Terbanyak Peringkat ke 3 Tingkat. Periode
Tahun 2020-2022.
Sertifikasi
Kompetensi Pemerintahan merupakan proses pemberian Sertifikat Kompetensi
Pemerintahan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dilakukan secara sistematis
dan obyektif melalui Uji Kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi
Pemerintahan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).
[08.32,
30/6/2022] Ida Difa Tv: Kapolres Pringsewu Kembali Imbau Masyarakat Waspada
Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Polri
Kapolres
Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi kembali mengimbau masyarakat agar berhati-hati
terhadap modus penipuan mengatasnamakan seseorang atau pejabat yang meminta
sejumlah uang.
“Hal ini
marak terjadi apalagi para oknum tak bertanggungjawab itu tahu jika ada
pergantian pejabat di suatu instansi. Para calon korban akan dihubungi via
telepon ataupun pesan singkat, mencatut nama pejabat,” ujar AKBP Rio Cahyowidi,
Kamis (30/6/22) pagi.
Disampaikan
Kapolres, belum lama ini ditubuh Kepolisian Polda Lampung terjadi rotasi
kepimpinan mulai dari jabatan Kapolda, beberapa Karo dan Kapolres.
Oleh karena
itu dirinya meminta masyarakat agar tidak mudah percaya apabila ada oknum yang
menghubungi baik secara langsung via telpon atau melalui pesan singkat dan
mengaku sebagai pejabat polri baik dari tingkat mabes, Polda, Polres atau
Polsek untuk meminta sejumlah uang atau barang dengan sejumlah alasan.
“Jika terjadi
hal demikian, maka kami minta kepada masyarakat tidak usah percaya dan tidak
usah ditanggapi," jelasnya.
Comments