Pemprov Lampung Ikuti Rakor Gernas BBI, Dukung Peningkatan 1 Juta Produk UMKM
OTENTIK
(BANDARLAMPUNG) – Pemerintah Provinsi Lampung yang
diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi mengikuti Rapat
Koordinasi (Rakor) ralam rangka Mensukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan
Indonesia (BBI) dalam meningkatkan 1 Juta Produk UMKM bertempat di Ruang
Command Center Lt.II Diskominfotik Provinsi Lampung, Senin (04/07/2022).
Staf Ahli
Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produktivitas dan Daya Saing, Julius menyampaikan arahan Presiden Republik Indonesia melalui instruksi
Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang mengatakan bahwa seluruh K/L dan Pemda dengan
perannya masing-masing diwajibkan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
"Sampai
dengan Juli 2022 jumlah produk yang telah tayang dalam LKKP sebanyak 398.034
produk, dimana katalog lokal sebanyak 48.800 produk" kata Julius.
Data ini
menunjukkan jumlah produk yang tayang dalam e-katalog tersebut masih belum
memenuhi target 1 juta produk, khususnya jumlah katalog lokal yang masih sangat
rendah. Diharapkan seluruh pihak khususnya Pemerintah Daerah dapat berperan
aktif dalam melakukan pendampingan untuk masuk kedalam e-katalog lokal.
Staf Ahli
Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produktivitas dan Daya Saing juga mendorong
Pemerintah Daerah untuk segera mengelola Katalog Lokal dan mengisi produk yang
sudah disediakan oleh LKKP, dengan target 1000 produk disetiap daerah.
Disampaikan juga bahwa Kementerian, Lembaga, dan pemerintah daerah yang tidak
mencapai target pemanfaatan produk dalam negeri minimal 40% akan dikenai sanksi
Plh Deputi
Bidang Monitoring, Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKKP, Fadli Arif,
menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Lampung menempati posisi ke-10 sebagai
Penyelenggara Katalog Lokal dengan Jumlah Produk Tayang Terbanyak sebanyak 350
tayangan. Pemerintah Provinsi Lampung juga menempati posisi ke-8 Profil
Pengadaan Pemerintah Daerah TA 2022 pada sesi 1-4 Juli.
Hadir dalam
kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Samsurijal Ari dan Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Elvira Umihanni. (ida/kominfotik)
Comments