Nikmatnya Menyerumput Segelas Kopi Hangat ”Negeri di Atas Awan”

Oleh Hermansyah *)
AWAN, bak salju, merayap beriringan menebar keindahan dan kesejukan Kabupaten Lampung Barat, setiap pagi. Aroma kafein menyempurnakan indah dan nyamannya "Negeri di Atas Awan" ini.
Menyerumput kopi hangat berselimut sejuknya kabupaten ini serasa seperti benar-benar seperti berada di ”Negeri di Atas Awan”.
Bagi penggemarnya, aroma kopi robusta (Coffea canephora) sudah bisa membuat hari-hari jadi bergairah dan ceria.
Lampung Barat, kabupaten yang berdampingan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan TNBBS, berada di dataran tinggi, 500-1000 meter dari permukaan laut. Iklim dan ketinggian daerah ini menyuburkan tanaman kopi.
Di kabupaten berjuluk ”Beguai Jejama”, bekerja bersama dan bergotong royong tanpa memandang asal dan suku bangsa, tanaman kopi robusta terhampar hijau di area 60.347,7 hektare.
Dengan produksi rata-rata 966 kilogram per hektare atau sekitar 45 ribu ton per tahun, ”Negeri di Atas Awan” ini jadi pemasok kopi robusta terbesar bagi masyarakat Indonesia.
Kopi Lampung Barat juga ikut menyumbang 20 persen kebutuhan kopi robusta dunia dari Indonesia. Belum lagi kopi luwaknya, kopi berharga tinggi yang juga mulai banyak dihasilkan kabupaten ini.
Mereka yang dari luar daerah banyak yang hanya taunya kopi lampung, tapi belum banyak yang paham jika Lampung Barat pusat perkebunannya.
Hampir 80 persen masyarakat kabupaten ini mengantungkan hidupnya dari tanaman kopi, mulai dari budi daya, proses pasca-panen, hingga tata niaga perdagangannya.
Kafe-kafe kopi di Kota Bandarlampung, Jakarta, hingga Bali banyak yang memasok bahan baku kopinya dari Lampung Barat. Mereka punya jaringan sendiri hingga ke tingkat petani untuk menjaga kualitas kopi.
Mereka harus memastikan biji kopi dipetik merah dan diproses pascapanen sesuai standardisasi mereka untuk menjaga kualitas agar layak disajikan di kafe atau gerai khusus kopi.
Lampung Barat surganya kopi. Kantor Berita RMOLLampung berkesempatan menikmati langsung sensasi meneguk segelas kopi di pusat perkebunannya, Kecamatan Airhitam, Sabtu (21/7).
Bupati Lampung Barat Farosil Mabsus akan memperkenalkan lebih dekat kopi robusta daerah ini. Lewat Festival Kopi Lampung Barat 2018 bertajuk ”Indonesia Negriku Lampung Barat Negriku” di perkampungan kopi, Pekon Rigis Jaya dan Pekon Gunung Terang Kecamatan Airhitam, 21-23 Juli 2018.
Ah, betapa nikmatnya menyerumput segelas kopi robusta di ”Negeri Di Atas Awan”.
*) Pimred RMOLLampung
Comments