Gubernur Arinal Launching Samsat Desa e-Samdes dan L-Smart Juga Resmikan Desa Mart di Lampung Tengah
OTENTIK (LAMPUNG TENGAH) – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
melaunching program elektronik Samsat Desa (e-Samdes) dan L-smart serta
meresmikan desa mart, di Desa Wates, Lampung Tengah, Selasa (14/9/2021).
Launching ini
ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi,
Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno, Dirut Bank Lampung Presley
Hutabarat, dan Direktur Operasional Jasa
Raharja. Kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan Desa
Mart.
Gubernur
Arinal menjelaskan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan penyumbang
tertinggi penerimaan daerah dari sektor pajak daerah. Dalam rangka meningkatkan
penerimaan PKB maka perlu dilakukan peningkatan pelayanan dan pengembangan
serta perluasan pelayanan terhadap masyarakat/wajib pajak untuk mewujudkan
penerimaan pajak yang optimal.
Pada tahun
2021 ini, telah dikembangkan inovasi pelayanan pembayaran PKB melalui Badan
Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan aplikasi e-Samdes milik Tim Pembina
Samsat Provinsi Lampung dan aplikasi L-Smart milik Bank Lampung.
Hal ini
selaras dengan program Gubernur Lampung tentang Smart Village atau Desa Cerdas
Berbasis Digital yang terintegrasi dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan
Provinsi dengan tujuan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.
"Ini
penting. Satu kata dan satu bahasa, mudahkan pelayanan. Dan ini milik kita
semua, yang pada akhirnya pajak terkumpul untuk membangun daerah," ujar
Gubernur Arinal.
Sejalan
dengan amanat UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, bahwa salah satu
asas yang harus dipenuhi dalam pelayanan publik adalah asas keterjangkauan.
Program
pembayaran PKB melalui Badan Usaha Milik Desa ini dikembangkan sebagai upaya
untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat wajib pajak khususnya yang tinggal
di desa-desa yang akan membayar pajak kendaraan bermotor namun terkendala oleh
jarak dan lokasi Samsat yang tidak terjangkau.
"Dengan
aplikasi E-Samdes Masyarakat cukup mendatangi BUMDes yang ada di wilayah tempat
tinggalnya dan dapat melakukan transaksi pembayaran PKB disana. Setelah selesai
melakukan transaksi pembayaran PKB maka wajib pajak akan menerima tanda bukti
telah melaksanakan pembayaran PKB," ujarnya.
Terkait Desa
Mart, Gubernur menjelaskan hal itu merupakan kerjasama bisnis antara BUMDes
dengan pihak CV. Chandra Perdana Abadi dan UMKM sebagai penyedia kebutuhan
masyarakat yang tidak semata-mata profit oriented tetapi lebih kepada pelayanan
memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang semakin dekat dan terjangkau.
Selain itu,
keberadaan Desa Mart juga diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi
kerakyatan di desa, tempat pembayaran pajak daerah, dan pusat transaksi petani
dalam implementasi Kartu Petani Berjaya.
"Dengan
berbagai inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik serta
pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan partisipasi dan ketaatan masyarakat
dalam hal membayar Pajak Kendaraan Bermotor sehingga PAD Provinsi Lampung terus
meningkat sebagai modal pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat
menuju Provinsi Lampung Berjaya," harap Gubernur Arinal.
Dalam
kesempatan yang sama, Kapolda Lampung Hendro mengapresiasi dan memberikan
penghargaan tinggi kepada tim pembina samsat atas inovasi dalam
mengembangkan-esamdes, sehingga Pemerintah bisa mengakomodir kebutuhan
pelayanan publik yang mudah, murah, cepat, dan transparan.
Sedangkan
Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad menyampaikan terimakasih kepada Gubernur
Lampung Arinal Djunaidi atas pelaksanaan launching inovasi pelayanan pembayaran
pajak kendaraan bermotor melalui Bumdes menggunakan aplikasi e-samdes dan
L-smart serta peresmian desa mart.
"Atas
nama masyarakat Lampung Tengah, saya menyampaikan ucapan terimakasih. Yang mana
Kampung Wates sudah ditunjuk untuk menjadi tempat launching program yang luar
biasa ini," ujar Musa.
Musa
menyampaikan dirinya yakin dan percaya, bahwa program ini merupakan program
yang ditunggu masyarakat, khususnya masyarakat di Lampung Tengah.
Dalam
laporannya, Kepala Bapenda Provinsi Lampung Adi Erlansyah menjelaskan bahwa
pada tahap pertama ini, inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor
akan diterapkan di 26 Bumdes se-Provinsi Lampung, dengan 2 Bumdes di
masing-masing Kabupaten.
Dalam
kesempatan itu terdapat penandatanganan MoU tentang pelaksanaan program samsat
elektronik dan layanan jasa perbankan Bank Lampung di Provinsi Lampung yang
ditandatangani oleh Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Direktur Operasional Jasa Raharja, Dirut PT.
Bank Lampung.
Juga
penandatanganan PKS pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB),
sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ), serta registrasi
dan identifikasi kendaraan bermotor, pengesahan STNK Tahunan wilayah
adminsitrasi/hukum pada Provinsi Lampung melalui Bumdes menggunakan aplikasi
e-Samdes dan L-smart. (ida/adpim)

Comments