Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal Disambut Ketua Dekranasda Bali
OTENTIK (BALI)
– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda)
Provinsi Lampung Riana Sari Arinal melakukan kunjungan kerja ke Dekranasda
Provinsi Bali, Kamis (9/12/2021).
Kunjungan
Riana Sari disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini
Koster
di Taman
Werdi Budaya Art Centre Bali. Istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga
disambut tari Kupu-kupu Tarung yang dibawakan oleh anak-anak berkebutuhan
khusus.
Saat ini
Dekranasda Bali sedang melakukan Pameran IKM Bali Bangkit tahap 5 selama
Pandemi Covid-19.
Ketua
Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini
Koster, bertukar cindera mata. Dilanjutkan dengan kunjungan ke stand-srand
pameran.
Didampingi
Ketua Dekranasda Bali, Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari membeli lukisan Agus,
pelukis berkebutuhan khusus.
Turut
mendampingi Kunker Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal antara lain,
Wakil Ketua Dekranasda Mamiyani Fahrizal, Rusdiana Dewi dan pengurus Dekranasda
Lampung. Sedangkan yang mendampingi Ketua Dekranasda Bali antara lain, Kepala
Dinas Perindustrian Wayan Jarta (Ketua Harian Dekranasda), Sekretaris
Dekranasda A. Ngurah Manik Wusesa.
Riana Sari
menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua Dekranasda Bali yang telah
menerima langsung rombongan Dekranasda Lampung.
Riana Sari
menyampaikan Dekranasda Lampung telah melakukan banyak kegiatan-kegiatan dan
inovasi untuk meningkatkan produk UMKM di Lampung. Salah satunya pameran yang
dilakukan di Provinsi Lampung. Juga pelatihan-pelatihan kepada perajin dengan
menggandeng desainer nasional.
"Kami
terus memberikan support kepada para perajin agar mereka juga selalu semangat,
mereka tetap berinovasi untuk selalu berbuat atau menekuni usaha. Kami juga
melakukan pendampingan dan salah satunya adalah mengadakan pelatihan-pelatihan,"
ujar Riana Sari.
Riana Sari
juga akan melakukan terobosan kolaborasi dengan Dekranasda Bali dan Dekranasda
di Indonesia. Seperti tenun bisa kolaborasi Bali dan Lampung. Begitu juga
seperti kerajinan kriya seperti akar kayu dan lain-lain, banyak bahan di
Lampung yang dikolaborasikan dengan Bali. Karena menurut Riana, banyaknya
perajin di daerah tidak harus bersaing tapi bisa berkolaborasi.
Sementara
itu, Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Suastini Koster mengatakan, salah
satu provinsi di Indonesia yang sangat terdampak secara ekonomi selama pandemi
Covid -19 adalah Provinsi Bali. Karena Provinsi Bali merupakan daerah wisata
sehingga selama pandemi Covid-19 selama 2 tahun kegiatan pariwisata berhenti
dan berdampak terhadap ekonomi dan perajin di Bali.
Pandemi
Covid-19 yang mulai melandai, Dekranasda Bali bersama Pemprov Bali telah
melakukan berbagai upaya dan terobosan dengan melaksanakan pameran IKM Bali
Bangkit. Dimana peserta pameran tidak dikenai biaya.
Putri
Suastini menyambut baik rencana kerjasama dan kolaborasi. Banyak sekali yang
bisa dilakukan kerjasama saling menguntungkan. Namun Ketua Dekranasda Bali
menilai ada perajin tenun saling menjatuhkan karena tenun suatu daerah dibuat
di daerah lain tapi tidak asli dan mematikan perajin. Karenanya, dia
mengharapkan agar semua kain tenun tradisional sebaiknya diproduksi oleh daerah
sendiri. Jadi membuat tenun di rumah sendiri lebih baik.
Soal nasib
IKM di Bali, Ketua Dekranasda Bali menyampaikan nasibnya sama seperti juga
halnya para perajin yang ada di Lampung. "Sama juga sih selama pandemi
Covid-19. Mungkin lebih berat lagi karena perajin dan UMKM yang ada di Bali
sangat-sangat menunjang pariwisata dan tergantung dengan pariwisata jadi
andalan mereka ekspor. Karenanya juga di masa pandemi ini kesempatan untuk
mereka mengajak mereka untuk merenung sejenak apa hal-hal yang sudah terlanjur
dan lewat kita lakukan yang mestinya tidak dilakukan. Dan hal-hal yang
dipertahankan mesti dilakukan kita kembali pada tatanan itu," ujar Putri
Suastini. (*/ida)


Comments