Akses Diblokir

Berita Hangat

BI Lampung Upgrade Kompetensi Jurnalis, Bikin Berita Ekonomi Lebih Menarik

Foto: Dok Humas

OTENTIK ( KALIANDA ) -- Berita ekonomi sering dianggap berat dan penuh angka. Agar lebih mudah dicerna publik, puluhan jurnalis di Lampung “diupgrade” kemampuannya.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung menggelar _Capacity Building Mitra Media_ di Hotel Grand Elty Krakatoa, Kalianda, Lampung Selatan, 9–11 Juli 2026. 

Peserta diajak bedah isu ekonomi nasional dan daerah, diskusi interaktif, hingga praktik teknik penulisan berita yang lebih edukatif dan komunikatif.

Deputy General Manager KPw BI Lampung, Ahmad Subarkah, mengatakan media adalah mitra strategis BI dalam menjembatani kebijakan ekonomi ke masyarakat.

“Berbagai istilah dan kebijakan ekonomi sering kali dianggap rumit. Karena itu kami ingin jurnalis mampu mengemas data, angka, dan kebijakan menjadi informasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari tanpa mengurangi substansi,” kata Ahmad Subarkah,  Jumat 10 Juli 2026.

Menurutnya, pemberitaan yang berkualitas akan membantu masyarakat memahami kebijakan secara utuh. Dampaknya, kepercayaan publik menguat dan stabilitas ekonomi daerah bisa lebih terjaga.

Bedah Materi Bareng Dewan Pers

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari Dewan Pers, Abdul Manan Ia memaparkan pentingnya kode etik dan standar jurnalistik dalam peliputan, khususnya berita ekonomi yang dampaknya langsung ke masyarakat.

“Setiap wartawan harus paham bagaimana melakukan peliputan dan penulisan. Berita ekonomi bukan sekadar angka. Ini menyangkut harga beras, BBM, sampai daya beli masyarakat,” jelas Abdul Manan.

Selain materi dasar jurnalistik, peserta juga dibekali teknik menulis berita ekonomi. Mulai dari cara membedah rilis, mengembangkan isu sendiri, hingga menyajikan data agar tidak membosankan.

Ahmad Subarkah mendorong jurnalis tidak hanya menunggu siaran pers. “Wartawan boleh membuat bahan berita tersendiri. Kami terbuka soal data dan isu ekonomi yang sedang hangat di publik,” ujarnya.

Perkuat Sinergi BI dan Media

Melalui _capacity building_ ini, BI Lampung berharap sinergi dengan insan pers semakin erat. Tujuannya satu: meningkatkan literasi ekonomi masyarakat.

Dengan informasi yang akurat dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan bisa mengambil keputusan yang tepat terkait keuangan, usaha, maupun konsumsi rumah tangga.

“Kalau masyarakat paham, kebijakan akan lebih mudah diterima. Stabilitas ekonomi juga ikut terjaga,” tutup Ahmad.

Kegiatan ini diikuti jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan online di Provinsi Lampung. (***)

Tags: DAERAH

Comments