Akses Diblokir

Pendidikan

Peserta Osamakom IX Unila Naik 36 Persen, Pemenang Disiapkan Menuju Kurasi Prestasi Nasional

Foto: DOK HUMAS UNILA

OTENTIK ( LAMPUNG ) -- Olimpiade Sains, Matematika, dan Komputer (Osamakom) ke-IX Universitas Lampung (Unila) mencatat peningkatan jumlah peserta pada 2026. Sebanyak 351 siswa mengikuti kompetisi yang diselenggarakan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila di lingkungan kampus setempat, Sabtu 24 Oktober 2026.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya antusiasme siswa dan dukungan sekolah dalam mendorong prestasi akademik di Provinsi Lampung.

Peningkatan partisipasi ini menjadi salah satu capaian penting Osamakom tahun ini. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung memperlihatkan semakin terbukanya ruang bagi siswa untuk menguji kemampuan, mengenali potensi diri, dan membangun kepercayaan diri melalui kompetisi di bidang sains, matematika, dan komputer.

Ketua panitia Osamakom ke-IX, Asria Hijriani, Ph.D., menyampaikan, peningkatan jumlah peserta diikuti dengan upaya perbaikan penyelenggaraan, mulai dari pendaftaran hingga proses penilaian. Panitia menggunakan sistem informasi registrasi serta menyempurnakan mekanisme penjurian dan penyusunan soal agar kompetisi berlangsung lebih baik.

“Alhamdulillah, tahun ini pesertanya kembali meningkat menjadi 351 siswa, naik sekitar 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal-hal yang menjadi tantangan pada tahun sebelumnya kami usahakan untuk diperbaiki tahun ini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, Osamakom juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi perjalanan prestasi siswa setelah perlombaan selesai. Panitia merencanakan pengajuan Osamakom ke-IX dalam proses kurasi prestasi melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Jika proses tersebut disetujui, capaian para pemenang diharapkan dapat diakui melalui mekanisme kurasi sehingga siswa tidak perlu mengajukan kurasi secara mandiri.

“Kami berharap peserta yang memenangkan lomba ini nantinya tidak perlu melakukan kurasi secara mandiri. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi,” kata Asria.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FMIPA Unila, Mulyono, Ph.D., mengatakan Osamakom bukan semata-mata ajang untuk memperebutkan gelar juara, melainkan juga menjadi sarana bagi sekolah dan siswa untuk mengevaluasi kemampuan akademik yang telah dibangun melalui proses pembelajaran.

Menurutnya, pengalaman berkompetisi dapat menjadi bekal penting bagi siswa untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan pada jenjang pendidikan berikutnya.

“Osamakom ini bukan semata-mata adu kemampuan untuk menjadi juara. Ini juga menjadi ajang bagi siswa untuk melihat sejauh mana hasil pembelajaran dan latihan yang selama ini dilakukan di sekolah,” ujarnya.

Mulyono juga mendorong agar hasil kompetisi menjadi bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, baik bagi siswa, sekolah, maupun pihak yang terlibat dalam pembinaan pendidikan. Ia berharap proses kurasi prestasi yang direncanakan dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi para pemenang.

Selain itu, ia mengapresiasi dukungan sekolah, guru pendamping, dan seluruh panitia yang telah membantu pelaksanaan kegiatan di tengah padatnya agenda pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Americo, SSTP., M.H., mengapresiasi penyelenggaraan Osamakom sebagai bagian dari upaya menemukan dan membina talenta muda daerah.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan perlu disertai pembinaan yang terarah, termasuk pemetaan potensi siswa sejak dini dan peningkatan kompetensi guru. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi agar pembinaan sains dan matematika dapat menjangkau lebih banyak sekolah, termasuk wilayah yang masih menghadapi keterbatasan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., yang mewakili Rektor sekaligus membuka kegiatan secara resmi, menilai Osamakom sebagai kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal lingkungan perguruan tinggi.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu bagi siswa SMA, SMK, dan sederajat untuk terus meningkatkan prestasi di bidang sains, matematika, dan komputer.

Selain memberikan ruang kompetisi bagi siswa, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelatihan pengembangan profesional guru dalam bidang STEM dan kecerdasan buatan (AI). Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan memperkuat pembinaan talenta sains di Lampung.

Pembukaan Osamakom ke-IX turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA, Dr. Junaidi, M.Si. para dosen FMIPA, panitia, guru pendamping, serta siswa SMA, SMK, dan sederajat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung.(***)

Comments